Sunday, October 4, 2009

Kursus Pengukuhan Integriti Kepimpinan Muda

with Dr.Rumaizuddin n madame khatijah
Dari fasa 1 macam memang malas je nak pergi kursus ni.yelaaa...asyik
pergi kursus je,tak abis2.. yang fasa 1 punya masa bulan 8. Nyesal sangat2 tak pergi yang 1st pye tu..Last2 2-4 oktober hari tu kenalah pergi jgk untuk fasa ke 2.. ingat kan tak nak pergi memandangkan terlalu banyak kerja yang perlu di selesaikan. dengan exam nya, akhirnya pergi juga. seriously, sebelum pergi program ni pun banyak program yang kami dah pergi. Mula2 cm tension jeee..hehee.. Housemate saya pun pelik tengok, sebab saya dan kawan-kawan asyik keluar je.

"Ina,tak penat ke? tengok korang asyik keluar je, pelik la tengok korang ni. macam mana nak bahagi kan masa dengan asgnment lagi,exam lagi. Boleh ye korg?"

"erm...nak wat cm ne kak, kena lah pergi juga" Tu je yang mampu saya jawab.
kawan-kawan saya pula..

"eh..perasan tak?? sem ni dah berapa kali kite keluar pergi program? berguna juga beg balik kg ni. memang di gunakan sebaik mungkin la beg kg untuk sem ni".
Tapi alhamdulillah,program yang saya pergi semuanya best2. sebenarnya,walaupun kita di hantar ke mana-mana, jangan lah kita terasa di paksa. ikhlas kan hati. Kadang-kadang apa yang kita tak nak tu lah yang terbaik untuk kita. Yang penting, relakan hati kita.(^_^)




my team


Sunday, September 27, 2009

Puisi Mujahidah Bumi Jihad

Aku Wanita Mujahidah Sejati…
Yang tercipta dari tulang rusuk lelaki yang berjihad..
Bilakah kan datang seorang peminang menghampiriku mengajak tuk berjihad..
Kelak ku akan pergi mendampinginya di bumi Jihad..
Aku selalu siap dengan semua syarat yang diajukannya..
cinta Allah, Rasul dan Jihad Fisabilillah
Aku rela berkelana mengembara dengannya lindungi Dienullah
Ikhlas menyebarkan dakwah ke penjuru bumi Allah

Tak mungkin ku pilih dirimu..
bila dunia lebih kau damba

Terlupa kampung halaman,
sanak saudara bahkan harta yang terpendam..
Hidup terasing apa adanya..
asalkan di akhirat bahagia…
Bila aku setuju dan kaupun tidak meragukanku…
Bulat tekadku untuk menemanimu…

Aku Wanita mujahidah pilihan…
Yang mengalir di nadiku darah lelaki yang berjihad…
Bilakah kan datang menghampiriku seorang peminang yang penuh ketawadhu`an…
Kelak bersamanya kuarungi bahtera lautan jihad…
Andai tak siap bisa kau pilih…
Agar kelak batin, jiwa dan ragamu tak terusik,
terbebani dengan segala kemanjaanku, kegundahanku, kegelisahanku…
terlebih keluh kesahku…

Tak mungkin aku memilihmu…
bila yang fana lebih kau cinta…
Lupa akan kemilau dunia dan remangnya lampu kota…
lezatnya makanan dan lajunya makar durjana…
Sebab meninggalkan dakwah karena lebih mencintaimu…
dan menanggalkan pakaian taqwaku karena laranganmu…

Meniti jalan panjang di medan jihad…
Yang ada hanya darah dan airmata tertumpah…
serta debu yang beterbangan,
keringat luka dan kesyahidan pun terulang…
Jika masih ada ragu tertancap dihatimu…
Teguhkan azzamku tuk lupa akan dirimu…

Aku wanita dari bumi Jihad…
Dengan sekeranjang semangat berangkat ke padang jihad…
Persiapkan bekal diri menanti pendamping hati, pelepas lelah serta kejenuhan…
tepiskan semua mimpi yang tak berarti…
Adakah yang siap mendamaikan Hati ??
Karena tak mungkin kulanjutkan perjalanan ini sendiri…
tanpa peneguh langkah kaki.. pendamping perjuangan…
Yang melepasku dengan selaksa do`a…
meraih syahid… tujuan utama…
Robbi… terdengar panggilanMu tuk meniti jalan ridhoMu…
Kuharapkan penolong dari hambaMu… menemani perjalanan ini…

Saturday, September 26, 2009

Motivasi Baitulmuslim

Assalammualaikum kepada sahabat-sahabat yang saya kasihi..moga sentiasa di rahmati Allah.. entry kali ni,saya copy dari blog seseorang. blog sape ye??erm..x pasti la...main copy je saya ni.ish..ish..ish.. memandangkan lepas raya ni ramai sahabat-sahabat saya yang nk bertunang dan kahwin.. terfikir pula saya,saya bila lg??(^_^)..xpe2..sabar jee..hehe..

Ketika seorang muslim baik lelaki atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.

Berikut ini sekelumit apa yang bisa saya hadirkan kepada pembaca agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup. Semoga bermanfaat buat saya pribadi(dah lepas dah) dan kaum muslimin semuanya. Saya memohon kepada Allah semoga usaha saya ini mendatangkan pahala yang tiada putus bagi saya.

Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku...
1. "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula),dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)". (An Nuur : 26)

Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amin.

2. "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (An Nuur: 32)

Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebahagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam fikiran mereka sering terlintas, "apakah cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?".

Ayat tersebut merupakan jawapan buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan.

Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah - dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya - maka Allah akan memberikan rezeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rezeki yang berlimpah dan mencukupkan keperluannya?

3. "Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya". (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)

Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.

4. "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir". (Ar Ruum : 21)

5. "Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina' ". (Al Mu'min : 60)

Ini juga janji Allah ‘Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, dll.

Dalam berdoa perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlas, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dll.

Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia, pada waktu antara adzan dan iqamah, pada waktu turun hujan, dll.

Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari yang haram, juga makan, minum dan berpakaian dari usaha yang haram, melakukan apa yang diharamkan Allah, dll.

Manfaat lain dari berdoa bererti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst.

Sebagian orang ketika jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Sebagian orang ada juga yang menggunakan guna-guna. Cara-cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadits-hadits berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

"Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam". (Hadits shahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad).

Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu." (Shahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35).

Telah bersabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan jimat-jimat dan guna-guna (pelet) itu adalah (hukumnya) syirik." (Hadits shahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim).

6. "Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat". (Al Baqarah : 153)

Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan solat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Juga harus shalat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid'ah-bid'ah.

7. "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan". (al-insyirah : 5 - 6)

Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat al-insyirah.

8. "Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, nescaya Dia
akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu". (Muhammad : 7)

Agar Allah Tabaraka wa Ta'ala menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfaq di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.

9. "Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa". (Al Hajj : 40)

10. "Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat". (Al Baqarah : 214)

Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.

Jadi, kenapa ragu dengan janji Allah?

Monday, September 21, 2009

SALAM AIDILFITRI..


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini


Pejam celik....ramadhAn tahun ni sudah pun pergi.namun seperti tahun2 sebelumnya,natijah ramadhan itu tidak jg kita perolehi. Oleh itu marilah bersama menangisi dan merasa betapa tidak layaknya kita untuk bergembira dihari raya ini.. bersama kita koleksi diri. moga ramadhan akan dataNG direzekikan untuk bersua lagi...

SELAMAT BERSEDIH DIHARI RAYA.. MAAF ZAHIR BATIN..E-NA

Monday, September 7, 2009

Anak Kunci Kepada Pertolongan Dan Bantuan Dari Allah

Allah SWT berfirman : Terjemahannya: Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah sesuatu kaum itu sehingga kaum itu mengubah apa yang ada dalam diri mereka. (Ar- Rad: 11)


Semua makhluk memang sifatnya sentiasa dan mudah berubah, termasuk manusia. Pada diri manusia pula ada dua juzuk yang sifatnya benar-benar berubah dan membawa kepada perubahan iaitu hati (roh) dan akal (mental).




Anggota lain pula walaupun sifatnya berubah juga tetapi tidak berlaku perubahan mutlak, umpamanya perut boleh buncit atau kempis. Otot-otot boleh menjadi keras, pejal atau lembik. Tetapi perubahan itu tidak menukar perut atau otot-otot kepada sesuatu benda lain.


Allah SWT menjanjikan perubahan kepada mana-mana kaum yang terlebih dulu mengubah apa yang ada dalam diri kaum itu iaitu hati (roh) . Allah SWT menjanjikan kejayaan dan keagungan kepada umat Islam apabila bersungguh- sungguh membuat perubahan pada hati (roh).


Maka perubahan yang terpokok, utama dan yang terpenting ialah membaiki diri iaitu hati. Membaiki diri atau hati itu ialah agar bertambah hampir atau dekat dengan Allah SWT dan sekaligus menjauhi atau memusnahkan segala kekejian (mazmumah) diri hingga benar-benar terbakar hangus dan musnah hingga tiada lagi saki-bakinya yang tertinggal pada diri seseorang.


Untuk membakar hangus segala mazmumah itulah maka perlu memiliki rasa kehambaan yang sangat kuat dan mendalam. Di antaranya rasa takut, malu, cemas, bimbang, hina diri, lemah, dhaif, serba kekurangan, tiada upaya, gementar, gerun, rasa berdosa, rasa bersalah, rasa cuai dan lalai, banyak cacat cela dan sebagainya.


Kesan dari rasa kehambaan inilah hati (roh) akan terhindar dari rasa ketuanan seperti sombong, riyak, sumah, pemarah, hasad, tamak, bakhil, ego, dendam dan lain-lain. Oleh itu tajam dan suburnya rasa kehambaan itu perlu dimiliki setiap masa dan di mana jua.


Serentak dengan itu mesti pula memiliki rasa berTuhan yang benar-benar dihayati dan sebati, terbenam di hati nurani. Rasa itu perlu melekat dan mencengkam di hati. Rasa-rasa itu seperti merasai Allah SWT Maha Agung, Maha Besar, Maha Hebat, Maha Mengetahui, Maha Mendengar, Maha Melihat dan sebagainya.


Manifestasi dari rasa berTuhan ini maka subur segala sifat terpuji atau mahmudah seperti sabar, redha, tawakkal, ikhlas, pemurah, kasih sayang, muraqabah, jiwanya sentiasa hidup dan bersemangat, pengorbanannya luar biasa, kegigihannya luar biasa, kebaikan dan kebajikannya banyak. Hati terlalu sensitif dengan Tuhan. Rasa berTuhan ini menjadi benteng kukuh daripada dosa, maksiat dan mungkar. Dosa dibencinya, terbuat dosa resah jiwanya dan segera memohon ampun. Biar bagaimana keadaan mereka, tidak lalai atau hanyut oleh harta benda, pangkat, nama dan lain-lain. Mereka tiada sebarang kepentingan diri. Seluruh hidupnya dan apa yang dimiliki hanya untuk Allah SWT.


Rasa kehambaan dan berTuhan inilah anak kunci kepada datangnya perubahan yang Allah SWT janjikan itu .Inilah anak kunci yang mengundang kepada pertolongan dan bantuan dari Allah SWT . Di sinilah terletaknya keunikan dan keistimewaan perjuangan Islam yang hak, di sepanjang sejarah. Bilangannya sedikit, kelengkapannya kurang namun memperolehi kemenangan. Kemenangan pula bukan berlaku setelah pihak musuh punah ranah, bukan setelah runtuh musnah segala bangunan, bukan setelah ramainya orang mati termasuk orang yang tidak berdosa. Kemenangan diperolehi setelah bersungguh-sungguh membaiki diri hingga Allah SWT redha kepada mereka dan Allah SWT redha kepada segala urusan mereka. Siang hari para pejuang Islam yang hak bekerja bak singa, malamnya merintih sayu umpama rahib. Peribadinya menjadi contoh ikutan, rumahtangganya menjadi pusat motivasi yang menyuburkan jiwa dan akal. Harta bendanya hanya singgah di tangan dan tidak sempat masuk ke hati. Sepanjang zaman, siapa pun dan di mana sahaja di bumi Allah SWT ini kekuatan asas bagi pejuang Islam tidak pernah dan tidak akan berubah. Membaiki diri, keimanan, ketaqwaan, perpaduan dan kepimpinan adalah paling utama, terpokok dan terpenting untuk memperolehi kemenangan dan mencapai keagungan umat.


Maka perkara-perkara tersebut wajib dimiliki tanpa berdolak dalik. Manakala kekuatan tambahan pula boleh berubah mengikut keadaan, tempat, zaman dan keperluan. Sifat kekuatan tambahan itu hanya akan menjadi punca kekuatan setelah memiliki kekuatan asas. Tanpa kekuatan asas, pelengkap atau alat ini tidak berfungsi sebagai menambah kekuatan. Malah selain tidak berfungsi kadang-kadang membawa kesan negatif yang menyusahkan.


Lihat sahaja realiti umat Islam merata dunia. Saban masa sibuk dengan urusan ekonomi, politik, kekayaan, harta benda, kemajuan, pembangunan, ilmu pengetahuan atau penguasaan teknologi. Bukan sahaja tidak menjadi alat untuk membawa Islam kepada keagungan, sebaliknya menjadi punca derhaka kepada Allah SWT, lalai dari agama serta lupa akhirat.


Ditambah pula dengan tercetusnya berbagai krisis, penzaliman, penindasan, jatuh menjatuh, bermusuhan malah peperangan. Lebih-lebih lagi amat dikesalkan dan menyedihkan apabila selama ini aspek kekuatan asas sangat terpinggir, terabai dan tidak dipedulikan. Malah ada yang sampai ke tahap memperleceh, meremehkan justeru itu lantas menolaknya. Islam adalah agama Allah SWT, milik Allah SWT.


Orang yang benar-benar tepat landasan perjuangannya maka berhak pula dibela, dibantu dan dimenangkan oleh Allah SWT. Allah SWT berperanan bagi pihak pejuang kebenaran dalam menumpaskan musuh. Kerana memusuhi kebenaran bererti memusuhi Allah SWT. Bersungguh-sungguhlah memiliki kekuatan asas serta yakin akan janji Allah SWT, nescaya akan dapat melihat bagaimana Allah SWT memenangkan pejuang kebenaran.


Waallahualam..

Monday, August 31, 2009

Delete sudah friendster ku..

Satu malam tu,saya buka friendster saya n tengok sape yang view saya. Tiba-tiba terkedu dan terasa mujahadah saya selama ni terganggu bila orang yang pernah cemuh saya,sakitkan hati saya, view friendster saya. Saya cuba tahan perasaan saya. Saya terus buat keputusan untuk delete fs saya. Tapi lama juga saya fikirkan,tiba-tiba laptop ni buat hal pula,tak le nk connect internet bila saya nak delete fs nie. Tp ym still lagi le guna. Saya terus bagi mesej ym kat k.jie mntak tolong delete kan..dah x tertanggung rasanya tahan perasaan ni.(rupa2nya hati aku tak kuat lagi). Tapi nampak k.jie cam bz je.Tu pun saya masih ragu2 lagi nak delete ke x nak.. Lepas tu saya bg tau k.jie,tak jd nk delete.nanti2 la…

Macam sayang je,saya ni da lah suka tengok gmbar sahabat2 yang lain..sebelum ni pun saya dah pernah delete fs. Mcm banyak pula laghonye time tu.. lepas tu saya buat balik jap,dengan sebab2 tertentu.Lepas sbb2 tertentu tu da selesai,saya nak delete. Tapi sahabat2 yang lain x bagi..ok,x pelaa..saya biarkan je.. Berbalik tentang tadi..sementara saya tunggu respon k.jie. saya call kakak classmate saya,k.ju.

"Salam k.ju…"

"Waalaikumsalam"

Terus saya serbu k.ju dengan beberapa soalan…"nape ye k.ju suruh kita delete fs dulu??"
"entah la ina,akak rasa cm buang masa je dengan semua ni,bile kita nak cari bahan untuk asgnment, Lepas tu selit2 dengan fs tu,kan da amik masa..nak carik benda lain,tapi bukak benda lain…n kadang2 akak sakit ati gak tgk fs kawan2 akak ni"

"laaaaa..nape kak…???" macam lebih kurang je cerita saya dengan k.ju ni..

"yelaaa..benda yang menyakitkan hati kita,jadi akak x nak tgk,n akak wat keputusan nak delete la.."

"Aaah…betol la tu k.ju…k.ju…sakitnya hati kite ni tgk fs die…" k.ju yang memang da tau tentang saya ni,sentiasa terus menerus bagi nasihat dan semangat kat saya. Syukron k.ju!!!

"ermmm…ina..dalam kes ina ni..akak rasa memang patut ina delete fs tu. Buat ape kita nak sakit ati tentang ni kan.. Daripada buka2 fs ni, lebih baik bukak benda2 lain yang berilmiah,cam bukak blog ke..lagi2 dalam bulan ramdhan ni,kita kena tarbiyyahkan diri kita ni…mujahadah…kuatkan diri tu…"

Alhamdulillah,dah ada yang bg semangat…"ok kak,terima kasih!!!.. yup,saya nak delete gak!! Lepas dah sesi interview dan borak2 jap dengan k.ju terus saya nk delete secpt yg mungkin.

Mana k.jie ni? Saya nie dah la jenis yang nak cepat je, saya suruh pula sahabat saya tolong delete kan.. Alhamdulillah,dia da deletekan. Syukron ustaz wan. Sambil tgh suruh nak delete tu,sempat lagi die ckp.


"Erm tu la..kan dari dulu dah suruh delete...."

"ni nape tiba2 nak delete?? X nyesal??

"laaa…wat pe nk nyesal…

"erm…tu laa,kalu nyesal pun da tak gunakan.."

Saya pun dah x kisah dah,sebabnya dah tak rajin nak bukak benda2 tu. Mcm dulu memang rajin sangat2,kalu kt sek menengah dulu, saya rasa saya orang yg pertama ada fs tu. Lepas tu,kawan2 lain mntak tlg ajar dan tlg buatkan. dan memang active sgt2 la dengan bende tu.. Tapi x pe la…tak penting pun. kepada sahabat2 saya,terutama izzati dan fazlin.. "maaf…kita terpaksa delete fs kita ni.."

p/s: Hidup perlu diteruskan,Allah sentiasa bersama kita…

Saturday, August 29, 2009

Keluarga dan Marhalah


















Pelbagai soalan, persepsi yang mnyatakan dimanakah terletaknya perjanjian kalimah kita,dan ada yang tidak dapat menerimanya kerana takut apabila membaca. Saya juga mempunyai perasaan tersebut, nasihat saya ialah, kita semua mempunyai kekhilafan akhlak dan lain-lain. Lupakan yang lama dan bermulalah dengan nafas baru yang bernama Iman. Itu yang terbaik. Jaga diri dan lihat keseluruhan, ertinya muhasabah.

Toib, hari ini ingin saya berkongsi mengenai keluarga. Apa itu keluarga? Keluarga ialah adanya kedua orang tua, adik beradik dan sebagainya. Ada yang nukleus dan ada yang tidak. Dalam konteks ini, pmbentukan masyarakat yang harmoni adalah bermula dengan keluarga. Pembentukan keluarga yang harmoni adalah bermulanya dari kita sendiri. Keluarga ini bukan sahaja pada kita sahaja. Antara kawan-kawan kita, pada orang lain, pada yang bukan islam juga, kita anggapkan sebagai keluarga. Bahasa arab dinamakan sebagai Usrah.

Apabila kita berada di universiti. Keseorangan. Selain daripada hal dunia sahaja, seseorang itu juga perlu dari segi spiritual, motivasi dan sebagainya. Orang yang berkongsi dan membantu diantara satu sama lain. Ingat tak syahadatul haq??Kita tak boleh pentingkan diri sendiri. Kita perlu bantu antara satu sama lain walaupun bermusuhan sekalipun. Musuh adakah kerana Islam??Sekiranya hal peribadi, nasihat saya setelah pelajari sosial dan emosi manusia di dalam kelas, nasihatnya ialah, lupakan dan matangkanlah iman. Sabar dan perbanyakkan zikir.



Toib. Usrah itu adalah keluarga. Dimana satu pembentukan ke arah ikatan yang kuat, ukhuwah yang manis,dimana..mengikut jalan Allah swt. Syamil wa mutakamil. Power orang kata. satu ikatan,kasih syg kerana Allah dan lain-lain yang paling padu mengikut unsur-unsur yang disemaikan di dalam keluarga tersebut atau usrah. Umpamanya, main bola sepak. Cuba lihat semangat dan keakraban apabila main bola sepak tersebut. Bagaimanakah auranya. Begitu juga perasaan kita, semangat kita terhadap orang lain.
“Akak, usrah ni,macam blaja jadi sufi ke”. Bukan. Kalau sekolah pondok melahirkan tahfiz, ulamak dan sebagainya. Usrah ini melahirkan generasi berwawasan tetapi seiring dengan pembentukan dari Al-Quran dan As-Sunnah. Bukan melahirkan golongan yang mempunyai akal tetapi berdiamkan diri, tetapi melahirkan seorang muslim yang unggul yang dapat berfikir dan dapat menunaikan kewajipannya sebagai seorang umat Islam dimana duniyya wal akhiratnya dapat diseimbangkan.

Contohnya, “saya belajar kerana Allah swt”. Jawapan skema orang kata. Tetapi, adakah benar-benar kita belajar kerana Allah. Adakah kita benar-benar melupakan yang lama, dan mulakan dengan perkara baru. Amar makruf nahi mungkar. adakah benar-benar kita menjaga hati kita dari perkara-perkara yang Allah tidak suka tetapi hanya menjaga luaran sahaja. Umpamanya seperti ini.

Jadi, muslim yang lahir dari keluarga atau usrah ini akan mencari dunia tetapi dengan cara atau batasan-batasan yang disyariatkan. Maksudnya, sekiranya dia pelajar, tanggungjawab dia adalah belajar. dan pada masa yang sama, dia juga perlu tunaikan kewajipan dia dan melakukan apa yang diperintah oleh Allah swt. Saya tidak reti untuk terangkan, tetapi seperti ini, apa beza orang islam yang berjaya mendapat 4.00 tetapi tidak solat atau langgar perintah Allah dengan orang islam yang berjaya mendapat 4.00 bersama keberkatannya. Cuba renungkan.

Usrah mempunya beberapa proses. Proses pengenalan di panggil marhalah ta’rif. Kalau antum nak berkenalan dengan seseorang atau bercinta, mesti ingin tahu semuanya kan. Begitu juga dalam proses atau level pertama ini. Bunyi arab sikitlah, cuma prosesnya adalah, proses pengenalan. Mengenali Islam itu apa sebenarnya. Siapakah diri kita dan lain-lain.

Cukup setakat ini tazkhirah saya yang tidak seberapa sgt. Maaf sekiranya penulisan ini tidak dapat memberikan gambaran yang jelas di hati antum. Insya Allah, sekiranya kita dapat berjumpa. Atau inginkan lebih penjelasan, Insya Allah, sama-sama kita berkongsi dan bantu di antara satu sama lain.

Biarlah kita bermula dengan sedikit, tetapi, semangat kita pada Allah swt..iman kita..subhanallah..tidak pernah akan luntur selamanya. ameen. wassalam

Next Tag...(^_^)

Dapat lagi tag.. ni dari k.jie plak..syukron k.jie..(^_^)

1) Nama timangan anda?
Ramai yang panggil Ina..family pun panggil ina.. adik2 panggil kak Ina.. tapi ade juga kawan-kawan yang panggil 'su'..mana2 je..asalkan x panggil name yang pelik2 dah la..

2) Anda seorang yang...?
pendiam n simple person..

3) Insan yang teristimewa?
mestilah mak ayah saya n nenek saya…dan adik-adik.. istimewanya mereka k.jie..sayang sangat..hehehe..

4) Lagu kesukaan?
of course la mawaddah songs..!!! ina suka sangat lagu dorang k.jie..dan lagu yang menenangkan hati saya (^_^)

5) Makanan kesukaan anda?
Apa-apa je..tak kisah pun janji halal..

6) Sikap yang membuatkan ana stress?
Bila ada orang push saya.. automatic jadi stress.. tapi sebenarnya hidup ni tak perlu lah nk stress2 kan k.jie..

7) Warna kegemaran anda?
Suka sangat dengan colour pink..n merah..

8) Benda yang mesti ada dalam beg?
Beg apa? Kalau beg pergi kuliah…buku..purse..cermin..bedak...telekung..tisu.. macam-macam laa..Kalu handbag pun lebih kurang cm tu la.

9) Kali terakhir anda menangis?
Bila ye? Entahla..xpasti.. sekarang ni pun tengah nangis..huhu

10) Tag untuk 6 rakan anda
Tira (uia)
Ilyas(ukm)

Thursday, August 27, 2009

Menanam Benih Taqwa

aiwah!! sahabat yang saye kasihi..pernah x kita terpikir..macam mane nk timbulkan ketaqwaan dalam diri kita..pernah ke kita tertye2 kt dalam diri kita,kita ni bertaqwa x..??waallahualam..hanya Allah sjalah yang dapat menilai semua itu..dan kita sebagai hambaNYA yang hanya menumpang di muka bumi ini patut berusaha ke arah itu..berusaha..dan berusha.. sya nk share sedikit ilmu kt sini..moge2 dpt m'beri manfaat kepada saya dan shabat yang saya sayangi..insyaAllah..
Rukun Iman, rukun Islam dan Ihsan adalah benih taqwa. Bagaimanakah dapat kita tanam benih taqwa ini hingga tumbuh batangnya, dahan, ranting, daun, bunga dan buahnya? Kalau kita tidak pandai menanam benih taqwa ini, bagaimanakah kita hendak dapat pokok dan buahnya? Setelah kita faham rukun Iman, rukun Islam dan Ihsan, termasuk rukun-rukun tambahan atau rukun dalam rukun di dalam rukun-rukun itu, macam mana hendak kita buat supaya ianya mendatangkan hasil. Supaya Islam kita itu rendang dan lebat buahnya. Dilihat indah dan orang gemar dan rindu padanya. Kalau Islam benar-benar ditegakkan atas dasar taqwa, ia akan kelihatan cantik dan indah. Orang kafir pun akan suka dan rindu dan tidak tertahan-tahan untuk masuk Islam. Orang kafir tidak akan menghina Islam kerana fitrah manusia itu tidak menghina sesuatu yang murni dan indah kecualilah orang kafir yang hasad dengki dan berfikir kalau dia masuk Islam, dia akan rugi.

Untuk mempastikan benih taqwa itu ditanam sampai tumbuh dan melahirkan pokok dan buah, itulah kerja kita setiap hari. Dari bangun tidur hingga kembali tidur. Dalam kerja dan tugas yang dipertanggungjawabkan kepada kita oleh kerajaan dan jemaah, sama ada sebagai pengarah, pegawai, pengurus, kerani, petugas, guru dan sebagainya di berbagai bahagian dan jabatan. Kalau kita bertanggungjawab, tidak curi tulang, tidak buang masa, kerja kita sungguh-sungguh, ada kasih sayang, tetamu dan pelanggan dilayan dengan baik, bekerja pula di atas syariat Tuhan kerana takut dan cinta Tuhan, maka itu menanam benih taqwalah namanya. Ia akan melahirkan batang, dahan, ranting, daun, bunga dan buah taqwa. Itu baru tugas kita yang rasmi. Apatah lagi dalam apa yang kita buat di dalam hidup kita seharian yang berbentuk tidak rasmi. Di sini lagi banyak benih taqwa yang dapat kita tanam. Contohnya, kalau nampak sampah di premis, kita buang. Kita nampak duri, paku, serpihan kaca atau najis diperjalanan, kita buang. Kita mentadbir dan mendidik keluarga. Kita berjiran. Kita berkawan. Itu semua adalah menanam benih taqwa..

p/s:Allah menilai mnusia melalui ketaqwaannya..

Friday, August 21, 2009

Ahlan wasahlan marhaban ya ramadhan



Ramadhan al-mubarak..
Kedatangannya penuh berkat
Kehadirannya penuh rahmat
Ketibaannya di nantikan
Mari bersama meraikan
Ramadan bulan maghfiroh
Keampunannya mencurah2
Di dalamnya terkandung hikmah
Lailatul qadar pahala berganda


Isi lah rumah dan perbanyakkan amalan.
Bacala alquran…terawih kerjakan
Puasa di siang dan malam di hidupkan
Ditambah dengan segala kebaikkan

Perbanyakkan taubat di bulan ramadhan

Kerana ianya bulan pengampunan

Segala doa kita di makbulkan Tuhan

Rebutla peluang jangan disiakan.

Siapa yang bersungguh menghayatinya

Memahami dan juga mengagungkannya

Jiwa dan hatinya akan disucikan

Agar bayi yang baru dilahirkan..



~Lihat dengan hati kerana pandangan mata selalu gelap, tak mampu menilai hakikat~


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...